Senin, Februari 09, 2009
SOKSI Tetap Setia Dukung Partai Golkar
Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) mengikrarkan tetap menjadi mesin pemenangan Partai Golkar. SOKSI menegaskan tidak akan memberikan dukungan ke parpol lain. pada Pemilu 9 April mendatang. SOKSI juga menyatakan memberikan dukungan sepenuhnya atas caleg-caleg dari Partai Golkar yang berasal dari kader SOKSI.
Careteker Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Jatim Rendra Krisna menyatakan kader SOKSI berarti kader Partai Golkar. Menurut dia, organisasi ini merupakan induk atau ibunya Golkar. "Kalau anak meninggalkan ibunya itu sudah banyak. Namun ibu tidak akan pernah meninggalkan anak," katanya di Surabaya awal pekan ini.
Pernyataan ini adalah perumpamaan atas posisi SOKSI di Golkar. Karena SOKSI 'melahirkan' Golkar, sebagai ibu, kata Rendra, SOKSI tidak akan meninggalkan partai berlambang pohon beringin itu. "Justru kalau di daerah-daerah itu banyak anak yang meninggalkan ibu. Buktinya kader SOKSI tidak dilirik (dijadikan caleg) di Golkar," sentil dia.
Rendra pun menegaskan agar caleg SOKSI di Golkar didukung penuh. Misalnya di Surabaya ada beberapa kader SOKSI yang dicalegkan. Di antaranya Riris (mantan dubes RI untuk Finlandia) sebagai caleg DPR RI, Agustin (caleg DPRD Jatim dari dapil I Surabaya-Sidoarjo), Maztri (caleg DPR RI), Sahat Tua Simanjuntak. Di Bandung ada Ali Hasan ( caleg DPRD Jabar dari dapil Kota Bandung dan Cimahi) dan Yod Mintaraga ( caleg DPRD Jabar Dapil XI Kota Tasik , Kab. Tasik, dan Kab Garut). Demikian juga soal pemilihan presiden, Rendra menyatakan siapapun capresnya dari Golkar tetap akan didukung. "Mau itu Yusuf Kalla atau Hamengkubuwono sama-sama akan kita dukung," cetus dia.
Sementara itu, Depicab SOKSI Surabaya kemarin melaksanakan musyawarah cabang (muscab). Agenda utamanya adalah melakukan pemilihan ketua dengan masa bakti 2009-2014. Ada empat kandidat yang mengisi jabatan ketua tersebut, yakni Sahat Tua Simanjuntak, Eddie Budi Prabowo (ketua DPD Partai Golkar Surabaya), Maztri (Ketua KNPI Surabaya) dan Budi Harsaya (pengurus SOKSI).
Tetapi Muscab ini gagal menghasilkan ketua baru. Pemilihan urung dilaksanakan karena muscab gagal menyusun tata tertib. Pada pembahasannya di Muscab deadlock. Akhirnya keputusan diserahkan ke Depidar SOKSI Jatim.
Susanto/Kontributor Jatim
http://yodmintaraga.blogspot.com/2009/02/soksi-tetap-setia-dukung-partai-golkar.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar