Soksi Minta PNS Siantar Netral Pada Pemilukada
Rabu, 19 Mei 2010 | 19:41:17
JANSEN
Denny TH Siahaan
PEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews) : DPC Sentral Organinsasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Kota Pematangsiantar mengharapkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan kerja Pemko Pematangsiantar, khususnya guru-guru agar bersikap netral pada Pemilukada 9 Juni 2010.
Hal ini disampaikan Ketua DPC Soksi Kota Pematangsiantar, Denny TH Siahaan didampingi Ketua Harian, Riswan Sitorus, SE, dan Wakil Bendahara, Olopan Gultom, Rabu (19/5).
Menurutnya, para PNS diminta jangan mau ditekan penguasa saat ini yang juga ikut maju sebagai Calon Walikota periode 2010-2015. Pria yang berprofesi sebagai pengusaha muda ini juga menambahkan, apabila ada penekanan dilakukan agar dilaporkan pada lembaga pengawasan yakni Panwaslu Kota Pematangsiantar.
“Artinya PNS dapat mengenal pemimpin saat ini, termasuk bagaimana memilih pemimpin untuk memipin kota ini lima tahun kedepan,” ujarnya.
Menyangkut loyalitas pada pimpinan yang menjadi ‘budaya; bagi PNS selama ini, menurutnya hal itu harus dapat dipilah-pilah. Sehingga prinsip untuk memilih calon incumbent sebagai bentuk loyalitas merupakan perwujudan demokratis yang tidak baik.
“PNS seharusnya dapat menjadi contoh yang baik pada masyarakat. Ini beralasan, karena mereka (PNS) yang lebih mengetahui dan memahami proses Pemilukada,” sebut tokoh pemuda di Kota Pematangsiantar ini.
Denny juga menilai, budaya lama di PNS harus ditinggalkan, karena dinilai tidak mendidik, khususnya terhadap para guru-guru berlatar belakang PNS. Menurutnya, loyalitas pada pimpinan merupakan hal yang baik. Namun dengan ikut mengkampanyekan incumbent bukan sebuah loyalitas yang baik.
“Karena moralitas bangsa maupun generasi muda dalam berkarya sangat ditentukan peran serta guru, sehingga harus memberikan contoh yang baik,” paparnya.
Denny juga berharap agar Panwaslu tanggap, aktif dalam melihat, mendengar dan menanggapi adanya informasi kecurangan yang terjadi berdasarkan laporkan dari berbagai pihak. Jika kecurangan itu terbukti, menurutnya Panwaslu harus memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang ada. Karena bagi masyarakat saat ini sudah dapat menilai mana hal yang benar dan salah.(jansen)
http://eksposnews.com/view/4/13199/Soksi-Minta-PNS-Siantar-Netral-Pada-Pemilukada.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar